5 'Dosa' Lady Driver

Tuesday, 18 October 2016

Meningkatnya pasar mobil compact seperti city car ternyata juga mempengaruhi meningkatnya pengendara cewek. Banyak pendapat dengan meningkatnya pengendara cewek juga meningkatnya pengendara ‘multitasking’. 

Nah, kata ‘multitasking’ buat pengendara cewek ini tak semuanya punya maksud positif. Bahkan kata ini cenderung negatif alias nyinyir bagi para lady drivers. Terutama berhubungan dengan kebiasaan lady drivers yang cenderung bahaya, yang dilakukan sambil nyetir mobil. Ini nih beberapa ‘kebiasaan’ lady drivers yang berbahaya di jalan. 

1.Nyetir sambil dandan

Kebiasaan lady bikers yang sibuk dan diburu waktu, nyetir sambil dandan, memakai bedak, maskara dan mengoles lipstik. Walaupun dilakukan saat macet atau berhenti di lampu merah, kebiasaan ini mengganggu konsentrasi berkendara. Kalau gak keburu waktu dan harus dandan, cari tempat berhenti yang aman, atau di parkiran setelah sampai tujuan.

 

2.Menggunakan high heels

High heels sangat tidak aman dipakai saat berkendara karena kurang ngegrip dan licin saat dipakai menginjak pedal. Kaki juga tak imbang, karena permukaan kaki yang menapak lantai sangat kecil. Kalau memang harus nyetir, sediakan sepatu cadangan misalnya memakai flat shoes yang lebih aman saat injak pedal. 

 

3.Mengemudi Tanpa Alas Kaki

Mengemudi tanpa alas kaki sama bahayanya dengan menggunakan sepatu high heels, walaupun memang pedal dapat dirasakan secara langsung. Sebab saat menginjak pedal, seringkali kaki menjadi berkeringat atau basah, yang lama-lama akan menjadi licin dan berpotensi kaki meleset saat menginjal pedal.  

 

4.‘Buta’ Mobil

Walau lady drivers, jangan cuma bisa ngegas aja. Minimal tahu hal-hal dasar untuk mengantisipasi kalau ada problem di jalan dan bisa mengecek sebelum melakukan perjalanan. Seperti ganti ban serep, cek tekanan ban, cara jumper aki, cek cairan wiper atau cek oli.

 

5.Multitasking

Salah satu kelebihan wanita dibanding pria adalah kemampuan multitasking, tidak terkecuali saat mengemudikan mobil. Kebanyakan wanita bisa mengemudikan mobil sambil menerima telepon, ngemil atau bahkan sambil menenangkan anak yang tengah menangis.

Hal ini sangat berbahaya karena mengemudikan mobil perlu konsentrasi penuh dan seringkali perlu respons cepat jika ada kendaraan lain yang tiba-tiba melakukan pengereman mendadak, atau belok tanpa memberikan sinyal terlebih dahulu.