5  Lokasi Wisata Pemandangan Alam Paling Indah di Jawa Tengah

Friday, 23 June 2017

Jawa Tengah adalah salah satu tempat favorit wisatawan lokal dan mancanegara untuk berlibur. Daerah ini memiliki banyak pemandangan alam yang indah dan cantik diabadikan untuk media sosial. Ini dia lima tempat wisata dengan pemandangan alam paling indah di Jawa Tengah yang wajib dikunjungi.
 
Taman Nasional Karimunjawa – Jepara 
Taman wisata yang berada di sebelah utara Pulau Jawa terdiri daratan dan lautan. Kepulauan ini memiliki luas perairan sekitar 110.000 hektar dan kurang lebih 1500 hektar daratan. Sejak ditetapkan oleh pemerintah Jepara sebagai taman nasional tanggal 5 Maret 2001, Karimunjawa menjadi habitat bagi terumbu karang, hutan bakau, hutan padan dan memiliki sekitar 400 spesies fauna laut dan sebanyak 242 ekor jenis ikan hias. 

Untuk menjangkau tempat ini wisatawan bisa datang sendiri atau menggunakan paket wisata dengan harga yang terjangkau, mulai dari Rp 700.000 hingga Rp 3 juta. Banyak aktivitas yang bisa dilakukan di Taman Nasional Karimunjawa. Selain melakukan trekking, yang paling banyak dilakukan oleh wisatawan adalah aktivitas laut dan olahraga air seperti snorkeling, diving, jet ski, banana boat, berenang dengan ikan hiu atau sekadar mengelilingi pulau. 

Karimunjawa terdiri atas banyak pulau besar dan kecil  namun ada tiga pulau besar yang wajib dikunjungi yaitu pulau Menjangan Kecil, pulau Cemara dan pulau Cilik. Pulau Menjangan Kecil merupakan salah satu lokasi diving yang dikenal keindahan terumbu karangnya. Di pulau ini kita bisa melihat penangkaran ikan hiu. Pulau cemara terdiri atas dua pulau yaitu cemara besar dan cemara kecil. Keduanya memiliki keindahan terumbu karang dan lokasinya yang paling jauh dari pulau utama Karimunjawa membuat suasana pulau ini sunyi dan cocok untuk menenangkan diri.  Sedangkan Pulau Cilik berada di bagian pulau utama dan memiliki banyak keindahan alam yang tak kalah dengan dua pulau sebelumnya. 

Dataran Tinggi Dieng – Kabupaten Wonosobo 
Berada di ketinggian 2.000 meter di atas permukaan laut. Suhunya berkisar 12-20 derajat celcius di siang hari dan 6- 10 derajat celcius di malam hari. Pada musim kemarau (Juli – Agustus) suhu udara bisa mencapai 0 derajat di pagi hari. Sangat cocok bagi kita yang tidak menyukai udara panas atau ingin mencari suasana lain dari kepenatan kota besar. 

Dataran Tinggi Dieng merupakan kawasan vulkanik aktif dan dapat bisa dibilang sebagai gunung api raksasa yang memiliki beberapa puncak dan kepunden kawah. Ini juga yang membuat Dataran Tinggi Dieng memiliki pemandangan alam yang sangat unik dan berbeda dibandingkan tempat lainnya. Banyak landmark yang bisa dikunjungi di tempat ini. Beberapa yang wajib antara lain, Kawah Sikidang, Telaga Warna, Gunung Prau dan Candi Bima.  

Kawah Sikidang merupakan salah satu kawah yang ada di Dieng. Kita bisa melihat gumpalan asap yang keluar dari sini. Kawah ini memiliki kadar belerang yang tinggi sehingga demi keamanan dibangun pagar pembatas bagi pengunjung. Tidak jauh dari kawah ini terdapat Candi Bima dengan arsitektur yang menyerupai candi di India. Diperkirakan Candi ini sudah berumur lebih dari 1000 tahun. Sementara landmark yang lain adalah Telaga warna yang didominasi dengan warna hijau, biru laut dan putih kekuningan. Dan bagi kita yang senang aktivitas menantang, kita bisa mendaki Gunung Prau. Gunung dengan ketinggian 2.565 diatas permukaan laut ini merupakan puncak tertinggi di Dataran Tinggi Dieng. 

Baturaden – Banyumas 
Berada di bagian selatan gunung Slamet membuat Baturaden memiliki udara yang sejuk. Beberapa tahun terakhir pemerintah daerah setempat mulai giat mengembangkan wilayah ini sehingga mulai banyak hotel, resort dan fasilitas penginapan lainnya. Baturaden berjarak sekitar 15 km dari pusat kota Purwokerjo atau sekitar 15 menit. Salah satu tempat yang wajib dikunjungi di Baturaden adalah air terjun atau curug Telu yang memiliki tiga air terjun dalam satu tempat. Bila ingin mencoba pemandian air panas, silakan datang ke pancuran Pitu yang airnya memiliki suhu sekitar 60-70 derajat Celsius. Tempat ini dipercaya berkhasiat menyembuhkan berbagai penyakit.  Oh ya, jangan lupa mampir di telaga Sunyi. Sesuai dengan namanya tempat ini sangat menenangkan dengan air telaga yang dingin dan suasana yang dingin dan sunyi. 

Goa Jatijajar  - Kebumen 
Keindahan alam Jawa Tengah tidak hanya ada di atas permukaan tapi hingga ke perut bumi. Salah satunya yang wajib kita kunjungi adalah goa Jatijajar. Goa ini terbentuk dari kapur dengan panjang 250 meter dari pintu masuk dengan lebar rata-rata 15 meter dan tinggi rata-rata 12 meter. Di dalam goa ini ada tujuh sungai tetap yng dapat di capai dengan mudah hanya empat sungai yaitu sungai Puser Bumi, sungai Jombor, sungai Mawar dan sungai Kantil.  Di dalam gua ini terdapat stalagmit dan stalagtit yang sangat indah. Di goa ini pun dibangun delapan diorama yang mengisahkan Legenda dari Raden Kamandaka – Lutung Kasarung. 

Pantai  Widarapayung – Cilacap 
Pantai yang terletak di desa Widarapayung Wetan ini memiliki luas sekitar 60 hektar. Dengan gulungan ombak yang besar, pantai Widarapayung mencari tempat favorit bagi para surfer. Tapi bagi wisatawan yang tidak suka surfer, ada banyak aktivitas yang bisa dilakukan di tempat ini.
Sebagai tempat wisata popular, fasilitas di sekitar pantai ini cukup lengkap. Mulai dari kolam renang, tempat makan hingga bermain pasir. Tempat dikenal memiliki banyak jingking atau kepiting pantai. Kepiting yang berukuran 33 x 44 mm dan mereka membangun rumah di sepanjang pantai. Bagi beberapa orang jingking ini sering ditangkap untuk dimakan.