5 Trik Bikin Kabin Mobil Lebih Wangi

Thursday, 20 July 2017

Kabin adalah bagian yang vital pada mobil karena berhubungan dengan kenyamanan kita saat berkendara. Tentu akan mengganggu bila kabin terlihat jorok atau tidak bersih. Masalah yang kerap mengganggu adalah bau yang tidak sedap di dalam kabin. Utamanya ketika pendingin udara atau A/C dihidupkan, tercium bau yang aneh. Penyakit ini bisa terjadi karena berbagai sebab, namun tetap ada pencegahan dan solusinya.

 

1. Jangan Merokok Di Mobil

Asap rokok akan menempel di seluruh kabin mobil, dan lama kelamaan akan menimbulkan bau yang cukup mengganggu. Ketika asap dari rokok ini disirkulasikan oleh A/C, akan membuat kabin menjadi bau apak. Abu yang terjatuh pun juga bisa mengotori kabin.

 

2. Jangan Makan di Mobil

Aroma makanan yang menyengat akan meninggalkan bau di mobil. Dan jika bau ini terhisap oleh A/C, maka lama kelamaan akan menimbulkan bau tidak sedap. Selain itu remah-remah makanan yang terjatuh akan mengundang serangga-serangga kecil untuk masuk ke dalam kabin mobil. Remah-remah seperti dari biskuit dan roti juga bisa terhisap oleh A/C dan bisa menurunkan performanya. Sebaiknya hindari kebiasaan makan di mobil.

 

3. Bersihkan Filter A/C

Perangkat A/C akan memutar udara di dalam kabin selama terus menerus. Lama kelamaan akan terjadi penumpukan kotoran atau debu di perangkat filter A/C. Penumpukan ini selain menimbulkan bau yang tidak sedap, juga bisa membuat A/C menjadi tidak dingin. Apalagi bila ditambah kebiasaan buruk seperti merokok atau membuka kaca jendela ketika berkendara. Sebaiknya rajin bersihkan filter A/C dengan interval minimal setahun sekali.

 

4. Jangan Pakai Pengharum Kabin Berbahan Cair

Pengharum dengan zat cair menggunakan bahan kimia yang mudah menguap bila terkena panas. Ketika menguap, uap kimia ini masuk ke dalam jalur A/C yang bersuhu lembab. Kelembaban ini mengakibatkan zat kimia pengharum mengeluarkan bau asam yang cukup tajam. Semakin parah apabila mobil kerap didiamkan di dalam garasi. Solusinya, bersihkan jalur A/C dan jemur beberapa bagian kabin mobil, seperti jok dan karpet dasar.

 

5. Jangan Biarkan Mobil Terparkir Dalam Kondisi Lembab

Mobil yang didiamkan cukup lama dalam garasi akan membuat kabin menjadi lembab. Kelembaban seperti ini cukup untuk memancing hal-hal yang tidak diinginkan. Seperti jamur pada beberapa panel mobil, utamanya setir. Serangga-serangga kecil yang berdiam di bawah karpet dasar, dan bau tidak sedap dari bagian yang basah dan didiamkan cukup lama dalam suhu lembab. Untuk mengembalikan kesegaran kabin, sebaiknya dibawa ke salon mobil untuk dibersihkan secara mendetail.