Bagaimana Cara Membedakan Busi Asli Dengan Palsu?

Wednesday, 14 March 2018

Mesin mobil tidak mungkin bisa berfungsi sempurna tanpa adanya piranti yang satu ini. Tugasnya adalah untuk memantik api ke dalam ruang pembakaran. Ya, piranti yang satu ini memiliki fungsi yang sangat krusial.

Busi menghubungkan kelistrikan mobil dengan ruang bakar. Selain itu jika busi tidak berfungsi dengan baik, maka resikonya adalah mesin mobil bisa pincang. Di Indonesia market busi didominasi oleh merek NGK yang banyak menyuplai ke pabrikan mobil sebagai komponen OEM (Original Equipment Manufacturer).

Sayangnya, karena busi NGK ini menjadi pemimpin pasar maka tak ayal banyak yang berusaha untuk mengambil keuntungan dari sini. Dengan banyaknya busi NGK yang beredar di pasaran, baik sebagai produk OEM maupun aftermarket, tentunya potensi pemalsuan busi NGK sangat mungkin terjadi.

Lalu bagaimana cara membedakan busi NGK asli atau palsu? Pertama bisa perhatikan dari kemasan busi. Busi NGK asli itu pada kemasannya ada tulisan Made in Japan dan distribusikan oleh PT NGK Busi Indonesia. Kalau kemasan busi palsu cuma ada lambang NGK saja.

Kedua, busi NGK asli memiliki ulir yang lebih halus dan rapi pada ujung terminal nut-nya, sementara busi NGK palsu cenderung kasar. Bisa juga Anda lihat penulisan part number-nya. Pada busi asli terlihat rapi. Sedangkan pada busi palsu, tulisannya hitam, tebal, dan posisinya tidak rapi.

Keempat, pada busi NGK asli selalu terdapat nomor lot busi di bagian hexagonalnya. Sementara kalau busi palsu biasanya tidak ada. Kelima, gasket atau pelindung busi NGK asli sulit dilepas. Bahkan bila dilepas pun, gasket ini tidak bisa dipasangkan kembali. Di busi palsu, ring mudah lepas atau longgar.

Ciri lain, metal shell busi NGK palsu terlihat buram dan mudah berkarat. Beda dengan metal shell busi NGK asli yang warnanya lebih cerah dan anti karat.

Terakhir, konstruksi ujung elektroda, gap dan penyambungan pada busi NGK asli sangat rapi, sementara busi NGK palsu kebalikannya. Jadi jangan sampai tertipu ya dengan membeli busi yang palsu. Selain umurnya yang pendek busi palsu ini juga malah bisa merusak komponen mesin yang lainnya lho.