Lampu HID, LED dan Halogen, Mana Paling Pas?

Tuesday, 27 September 2016

 
Salah satu inovasi dari segmen otomotif adalah lampu mobil yang kian modern. Jika tahun 1990an Anda mengenal teknologi lampu halogen, namun saat ini teknologi tersebut telah berkembang menjadi LED dan HID. Apa itu? 
 
Halogen merupakan pembaharuan dari sistem bohlam lampu yang lama. Lampu jenis ini memiliki komponen filamen tungsten yang di dalamnya dibungkus dengan kaca bening kemudian di masukan gas nitrogen dan crypton di dalamnya. Bicara kapasitas penerangan, halogen jelas memiliki sistem penerangan yang lebih terang dibandingkan lampu biasa. 

Salah satu keunggulannya adalah cahaya lampu halogen yang dapat menembus kabut, ini tentunya akan sangat membantu Anda ketika berkendara melintasi pegunungan atau cuaca buruk. Namun demikian lampu halogen memiliki kelemahan, dari segi listrik, lampu ini memakan energi yang cukup banyak sehingga mengakibatkan kinerja aki kendaraan akan cepat tekor.
 
Semakin modern, maka inovasi lampu pun semakin inovatif. Kini Anda tentu mengenal lampu LED. LED merupakan singkatan dari Light Emitting Diodes, yang merupakan teknologi lampu yang menggunakan chip semikunduktor dengan hambatan yang memancarkan cahaya monokromatik. 

Lampu jenis ini sudah tidak lagi menggunakan filamen tungsten seperti pada halogen. LED ini tidak menghasilkan cahaya yang panas, oleh sebab itu komponennya menjadi lebih awet jika dibandingkan dengan lampu halogen.
 
Perkembangan pun semakin maju, lampu HID atau kepanjangan dari High Idensity Discharge. Bagiamana penerangan yang dihasilkan oleh lampu jenis ini? Karakter sinar lampu ini memiliki sinar yang sangat terang dan menyilaukan. 

Makanya tidak heran ketika Anda menggunakan lampu jenis ini akan membuat pengendara sepeda motor akan terkena dampak tersebut. Jika Anda menggunakan lampu ini, lakukan penyesuaian terlebih dahulu, pastikan cahaya jatuh di tempat yang pas, jangan membuat pengendara lain resah dengan cahaya lampu mobil Anda.