Mau Ganti Velg? Pahami Dulu Efeknya

Wednesday, 31 August 2016

 
Ganti velg mobil memang bisa banget mendongkrak penampilan. Pilingan praktis buat yang tak ingin melakukan banyak modifikasi. Tapi, ganti velg itu ada efeknya juga loh. Baik itu itu mengganti dengan yang lebih besar, lebih kecil, ataupun lebih lebar.
 
Untuk anda yang ingin melakukan penggantian velg dengan ukuran yang lebih lebar dari standar, itu sah-sah saja. Akan tetapi ada dampaknya juga, salah satunya adalah radius putar mobil ketika U-Turn. Karena tapak lebih lebar maka untuk berbelok atau putar balik jadi lebih ribet. Kedua adalah pemakaian bahan bakar yang lebih boros. Jelas saja, pasalnya dengan velg yang lebih lebar maka kinerja mesin jadi lebih ekstra untuk memutar roda.
 
Poin plusnya adalah dari segi pengereman, dengan menggunakan velg lebih lebar maka tingkat pengereman menjadi lebih baik. Ini dikarenakan daya cengkram ban yang lebih luas dibandingkan ban standar.
 
Bagaimana dengan penggantian velg berdiameter lebih kecil? Ada plus minusnya juga loh. Dengan velg berdiameter lebih kecil, maka ban yang dibutuhkan adalah dengan profil yang lebih tebal. Dengan begitu, maka tingkat peredaman mobil menjadi lebih baik. Namun sayang, dengan velg yang lebih kecil efek body roll jadi lebih terasa sehingga mengurangi stabilitas kendaraan.
 
Sedangkan untuk penggantian velg yang lebih besar disarankan naik dua tingkat dari velg standar. Misal, velg bawaan berukuran 15 inch, maka anda bisa menaikan besaran diameter velg menjadi 17 inch. Dengan velg ini berarti anda harus menggunakan ban berprofil tipis, ini agar ban tidak mentok dengan sokbreker dan fender mobil.

Hal lain yang harus diperhatikan adalah Load Index, usahakan untuk memilih ban yang tingkat LI-nya sama atau mendekati ban standar.