Melewati Polisi Tidur Ada Caranya?

Wednesday, 29 June 2016

Berfungsi memperlambat laju kecepatan kendaraan dan mereduksi potensi kecelakaan, melewati polisi tidur juga harus dengan cara yang benar agar bagian bawah kendaraan tidak mengalami kerusakan. Inilah tips cara melewati polisi tidur yang benar.

Keberadaan polisi tidur sejatinya dipasang di perumahan, jalan kecil atau gang untuk memperlambat laju kendaraan. Kecepatan kendaraan yang lebih pelan tentu menjadi hal penting di tengah pemukiman penduduk yang cenderung padat. Sehingga bisa menekan risiko tabrakan.

Namun terkadang di beberapa titik jalan, polisi tidur dibuat terlalu tinggi dan jaraknya pun rapat sehingga bukannya meningkatkan keamanan berkendara, malah memunculkan risiko kerusakan pada kendaraan.

Sebenarnya, hal mengenai polisi tidur itu sudah diatur dalam peraturan pemerintah. Peraturan penempatan dan pembuatan polisi tidur tertuang pada Keputusan Menteri Perhubungan nomor 4 tahun 1994 tentang alat pengendali dan pengamanan pemakai jalan.

Dalam peraturan tersebut disebutkan polisi tidur tidak diperbolehkan dibuat di sembarang jalan dan hanya diperbolehkan di pemukiman, jalan lokal dengan klasifikasi kelas 3-C dan jalan-jalan yang sedang dilaksanakan pengerjaan konstruksi.

        
Cek bagian sokbreker saat servis berkala,    Cek juga tingkat ayunan per mobil,    Karet ball joint rentan rusak jika sering melewati polisi tidur dengan kasar.
Selain itu, dalam pasal 4 ayat 3 dijelaskan bahwa penentuan lokasi dan jumlah polisi tidur yang diperbolehkan harus disesuaikan dengan manajemen dan rekayasa lalu lintas yang dikeluarkan dan direkomendasikan oleh dinas perhubungan.

Untuk pro l polisi tidur diatur di 2 pasal berikutnya. Pada pasal kelima, pembatas kecepatan yang sesuai aturan itu yakni memiliki tanda garis serong berupa cat warna putih agar bisa dilihat pengendara. Lalu pada pasal 6, bentuk pembatas kecepatan menyerupai trapesium setinggi maksimal 12 cm, sisi miringnya punya kelandaian yang sama maksimum 15 per sen, dan lebar datar bagian atas minimum 15 cm.

Artinya secara legalitas pun polisi tidur memang didukung peraturan yang valid. Tinggal bagaimana pemerintah setempat atau pengurus di lingkungan masyarakat menerapkannya dengan cara yang benar.

Masalahnya, tetap saja ada bentuk polisi tidur yang mengundang risiko bagi mobil Anda. Untuk itu kami membahas beberapa cara melewati polisi tidur dengan baik dan benar.