Mengatasi Trauma Pasca Kecelakaan

Thursday, 03 August 2017

Dalam berkendara, mengalami kecelakaan adalah salah satu hal yang selalu mungkin terjadi. Terkadang apabila seseorang mengalami kecelakaan ringan atau sedang, momen tersebut bisa menjadi ingatan yang sulit dihapuskan dan menimbulkan trauma. Tentu hal ini akan mengganggu aktivitas. Meski berat, trauma pasca kecelakaan tersebut harus disingkirkan. Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan untuk mengusir trauma tersebut.

 

1. Menceritakan Yang Anda Pikirkan

Dalam mengatasi trauma, Anda tidak boleh memendam rasa cemas, panik, takut, atau perasaan lain yang bisa kembali menimbulkan trauma. Sebaiknya jangan terlalu sering mengingat kejadian penyebab trauma tersebut. Untuk mengusirnya, ceritakan apa yang ada di pikiran Anda kepada orang-orang yang Anda percaya. Dengan makin sering menceritakan kepada orang terdekat Anda, sedikit banyak bisa menimbulkan kepercayaan diri kembali.

 

2. Menyibukkan Diri Dengan Aktivitas Lain

Salah satu cara terampuh mengatasi trauma setelah mengalami kecelakaan adalah menyibukkan diri dengan aktivitas lain. Dengan menyibukkan diri, maka akan semakin sedikit kemungkinan Anda mengingat trauma yang Anda alami.

 

3. Melawan Trauma Dengan Didampingi Teman atau Pasangan

Melawan trauma yang dimaksud di sini adalah Anda harus menghadapi penyebab yang menjadi ketakutan Anda, tapi dengan didampingi orang terdekat agar bisa memberikan dukungan. Misalkan Anda mengalami tabrakan mobil, maka Anda secara perlahan harus kembali mengemudi namun dengan didampingi orang yang Anda percaya. Orang terdekat Anda akan selalu mendukung terhadap usaha Anda, dan sebisa mungkin dilakukan secara berkesinambungan. Perlahan-lahan rasa trauma tersebut akan memudar.

 

4. Mensyukuri Keadaan

Salah satu tips lainnya yaitu mensyukuri keadaan sekarang, karena bisa saja keadaan lebih buruk terjadi. Jika mengalami luka ringan, maka bersyukurlah bahwa luka atau cedera serius bisa saja terjadi. Anda harus bersyukur bahwa Anda masih memiliki kehidupan, dan bisa membuat kondisi yang lebih baik lagi ke depannya.

 

5. Kunjungi Psikolog Atau Psikiater

Jika trauma Anda berlangsung dalam waktu yang cukup lama, maka opsi mengunjungi psikolog, psikiater, atau tenaga medis lain dalam bidang kejiwaan bisa menjadi pilihan. Keterbukaan tentang apa yang Anda rasakan menjadi krusial bagi psikolog agar segera bisa diberikan solusi terbaik.