Waspada Terhadap Lubang Jalan

Wednesday, 29 June 2016

Anda tidak bisa menolak jalan raya yang berlubang. Meski begitu, ada tips cara menghindari lubang jalan. Inilah caranya.

Kurangi Kecepatan Sebelum Lubang

Jika mobil yang dikendarai sedang melaju, maka mulai kurangi kecepatan dan perlambat laju kendaraan ketika melihat ada lubang di depan Anda. Untuk dapat melakukan tindakan ini, hindari menguntit mobil di depan agar lubang bisa terlihat. Anda pun memiliki ruang dan waktu untuk mengantisipasi.

Hindari mengurangi kecepatan secara mendadak karena berpotensi mengagetkan mobil di belakang. Hindari pula mengerem kuat saat ban memasuki lubang. Hal tersebut akan memperkuat benturan antara ban, pelek dan pinggir lubang. Sebaiknya injak rem secara bertahap hingga sesaat sebelum ban menerjang lubang dan langsung melepas dengan cepat pedal rem.


Lihat Kedalaman Lubang

Sebelum melalui lubang tersebut, perkirakan bagaimana kondisi dan kedalaman lubang yang akan dilewati. Kita bisa menjadikan mobil di depan sebagai parameter untuk melakukan pengukuran kedalaman lubang tersebut. Jika ternyata terlalu dalam, maka ambil sisi lain secara perlahan dari jalan yang akan dilalui. Jika memungkinkan, tempatkan lubang tepat di antara roda mobil.

Waspadai kendaraan lain ketika melakukan manuver menghindar ini. Dengan memantau kondisi lalu lintas di sekitar mobil secara berkala dapat menjadi referensi Anda seberapa jauh mobil bisa bermanuver.

    
 

Pastikan Posisi Mengemudi Anda Mantap

Saat melalui jalan berlubang, pastikan Anda sudah dalam posisi mengemudi yang mantap. Maksudnya, Anda duduk dengan nyaman tanpa kemungkinan terpental saat terkena guncangan. Sabuk pengaman akan sangat membantu untuk membuat posisi Anda lebih terjaga.

Selain itu, pastikan juga Anda memegang kemudi dengan kokoh. Melintasi jalan berlubang dapat menggerakan setir yang akan membuat mobil roda depan Anda berubah arah.

    

 

Lewati Lubang Secara Menyeluruh

Jika memang terpaksa harus masuk ke lubang, maka lewati secara perlahan dan biarkan seluruh permukaan telapak ban masuk ke lubang. Dengan demikian, Anda mengurangi risiko kerusakan ban, terutama kerusakan dinding ban. Soalnya dinding ban tak dirancang sekuat bagian telapaknya. Langkah ini juga dapat menjaga mobil tetap terkendali.

Namun jika lubang ternyata cukup dalam dan lebar, jangan memaksakan untuk melaluinya. Dikhawatirkan diameter ban dan ground clereance mobil Anda tidak memadai, dan justru merusak bodi mobil.

Ketika Anda terlanjur melindas lubang dengan keras, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk membatasi kerusakan lebih lanjut. Seperti mengecek kondisi ban. Jika tampak sedikit kempis, segera menepi begitu mendapat lokasi aman untuk mengganti ban. Hal ini dilakukan untuk mereduksi kerusakan pada pelek.

Walau ban tidak sampai kempis, periksa kondisi pelek. Pelek yang rusak dapat menyebabkan ban kempis pada perjalanan berikutnya.

Cermati gerakan mobil apakah mengarah ke satu sisi tanpa Anda mengubah arah setir. Hal ini terjadi akibat berubahnya alignment roda yang membutuhkan pengaturan ulang.