Engine Brake Yang Benar dan Aman

Saturday, 25 June 2016

Hyundai Lovers, penggunaan rem mesin atau biasa disebut Engine Brake ternyata punya banyak manfaatnya. Apalagi saat melewati jalanan dengan kontur menurun, sehingga membutuhkan engine brake untuk mengurangi kecepatan.
Engine Brake nantinya akan mendeselerasi ban sehingga kinerja rem tidak terlalu berat. Selain itu Engine Brake sangat erat hubungannya dengan transmisi, makanya efek engine brake akan lebih terasa di jalan menurun.
Tapi diluar dari hal tersebut, ternyata ada cara penggunaan yang benar untuk engine brake. Engine brake untuk mobil bertransmisi manual dan otomatis tentu berbeda, lalu seperti apa caranya?

Mobil Transmisi Manual
Pada mobil manual, engine brake dilakukan dengan cara menurunkan tuas transmisi ke posisi lebih rendah. Turunkan posisi gigi secara bertahap, karena jika anda menurunkan gigi secara melompat dapat menyebabkan kerusakan mesin dan transmisi. 
"Yang menjadi catatan penting ketika melakukan engine brake dengan transmisi manual, Anda harus melakukan penge­reman terlebih dahulu untuk mengurangi laju dan putaran mesin. Setelah itu baru melakukan perpindahan gigi," kata Bintarto Agung, Executive Director and Chief instructor of Indonesia Defensive Driving Centre (IDDC) dikutip dari laman Autobild.

Mobil Transmisi Otomatis
Secara teori cara kerjanya hampir sama dengan mobil manual. Pengemudi bisa memanfaatkan down shift ketika hendak melakukan engine brake. “Pada mobil bertransmisi matik yang dilansir tahun 2000, biasanya tersedia pilihan over drive (O/D), caranya dengan menonaktifkan O/D untuk menurunkan gigi. Namun engine brake yang terjadi tidak terasa signifikan,” tambah Bintarto.
Jika tidak ada pilihan O/D, Anda juga bisa menurunkan tuang transmisi yang semula pada posisi D, dipindahkan ke-3, 2 atau L sekali pun. Namun Anda harus memperhatikan kecepatan dan putaran mesin (rpm) ketika hendak melakukan down shift. 
Jangan pernah putaran mesin menyentuh red line. Jika putaran mesin terlalu tinggi, mobil pun terasa mengentak, sehingga tidak nyaman hal tersebut juga berakibat rusaknya mesin dan transmisi mobil anda.