Ini Arti Huruf dan Angka Pada Transmisi Otomatis

Monday, 29 July 2019

Transmisi otomatis jadi pilihan banyak orang karena praktis. Pengoperasiannya juga lebih mudah ketimbang transmisi manual. Malah saking mudahnya, banyak yang sebenarnya tidak memahami prinsip dasar dari transmisi otomatis. Tak sedikit yang sekadar menggunakan, tanpa tahu makna dan proses kerja transmisi otomatis. Berikut ini arti dari huruf dan angka yang biasa dijumpai pada tuas transmisi otomatis.

Huruf P berarti Park atau parkir. Sesuai namanya, posisi ini digunakan saat mobil parkir. Dengan posisi P, transmisi tidak akan bekerja dan ada sejenis pengaman yang mengunci agar gigi tidak aktif. Fungsinya, menjaga mobil agar tidak bergerak selama parkir. Makanya saat tuas di posisi P dan mobil parkir, tak akan bisa didorong. Meski begitu, kuat dianjurkan tetap mengaplikasikan rem parkir, apalagi kalau parkir di jalanan menurun atau tanjakan.

Berikutnya ada huruf R dari kata reverse atau mundur. Posisi gigi ini jelas untuk memundurkan mobil. Sedangkan huruf N di bawahnya, dari kata neutral atau netral. Seperti menetralkan gigi pada transmisi manual, huruf N juga menonaktifkan gigi. Gunakan posisi N ketika berhenti tapi tidak parkir. Misal ketika berhenti sambil menunggu lampu hijau.

Kemudian huruf D, diambil dari kata drive dan fungsinya menjalankan mobil. Karena transmisi otomatis memindahkan gigi secara otomatis, cukup posisikan pada D dan tinggal mainkan pedal rem dan gas. Sistem akan memilih gigi yang sesuai dengan kecepatan dan sejumlah faktor lain.

Di bawah D, biasanya ada angka. Tergantung dari jenis transmisi dan mobil, ada angka 3, 2, 1. Ada juga yang cuma 3 dan 2. Angka itu merepresentasikan gigi. Mirip dengan D, hanya saja gigi akan ditahan sesuai dengan pilihan angka. Misal, transmisi otomatis 4-speed dan posisi tuas di angka 3. Berarti gigi bakal mentok di 3 sebagai tertingginya. Sedang kalau mau pindah ke-4 harus memindahkan tuas ke D. 

Fungsi dari angka itu, untuk pemilihan gigi rendah. Berguna misalnya ketika melalui jalanan turunan atau ketika melewati jalanan perbukitan. Bisa juga memanfaatkannya untuk engine braking. Selain angka, gigi rendah biasanya direpresentasikan juga dengan huruf L (low). Pada L, gigi benar-benar di posisi sangat rendah. Huruf L kerap ada di posisi paling bawah setelah 3 dan 2, tapi tak terbatas pada susunan itu saja.

Selain dari PRNDL dan angka, pada sejumlah mobil modern, bisa dijumpai huruf S (sport). Sesuai namanya, posisi S bakal memberi respon sporty pada perpindahan transmisi. Posisi itu mengoptimalkan putaran mesin untuk perpindahan gigi agar bisa mendapat performa terbaik.

Dalam gearbox otomatis modern, ada juga huruf M dari kata manual. Maksudnya, pengemudi bisa memindahkan sendiri gigi meski pada transmisi otomatis, untuk mengoptimalkan performa maupun efisiensi. Bisanya huruf M ditemani dengan tanda plus (+) dan minus (-). Tanda (+) untuk menaikkan gigi, dan (-) untuk menurunkannya. Kadang, tanda itu hadir tanpa ditemani huruf M.