Internet Of Things: Semua Dilakukan Dalam Genggaman

Saturday, 01 July 2017

Jaringan internet yang semakin luas, biaya sambungan internet makin murah, koneksi internet dan Wi-Fi makin mudah diakses khalayak, ponsel pintar pun semakin mudah digapai berbagai kalangan. Semua hal ini  memunculkan sebuah tren baru yang disebut Internet of Things (IoT).

Sederhananya, ini adalah konsep dasar dari menghubungkan satu benda dengan benda lainnya melalui jaringan internet. Dengan prinsip ini, kita bisa menyalakan lampu rumah, mesin pembuat kopi, televisi, kulkas, dan segala macam benda lewat perangkat lain, macam smartphone misalnya.

Beberapa analis bahkan memprediksi nantinya akan ada lebih dari 100 miliar perangkat terhubung melalui internet. Bila hal ini terjadi, maka suatu saat nanti manusia tak hanya berkomunikasi dengan manusia, namun juga dengan mesin. Bahkan komunikasi antara mesin dengan mesin bisa berkembang.

Ada beberapa perangkat Internet of Things (IoT) yang sedang dikembangkan, baik secara internasional ataupun yang sudah hadir di Indonesia. Beberapa contohnya ada di bawah ini.

 

1. Smart Home

Perangkat-perangkat ini biasanya berupa sensor-sensor yang bisa dikontrol melalui smartphone. Xiaomi Smart Home Kit adalah salah satu contohnya. Ini adalah sepaket sensor yang dirancang untuk mengatur segala benda di dalam rumah Anda.

2. Wearable

Adalah perangkat pintar yang dipakai di bagian tubuh kita. Produknya bisa berupa jam tangan, gelang tangan, baju, sepatu, kalung, anting, sampai cincin. Jam tangan dan gelang tangan pintar merupakan produk wearable paling populer saat ini. Fungsinya berkembang sebagai perekam data kesehatan penggunanya.

3. Smart Cities

Merupakan solusi berbasis IoT untuk memecahkan permasalahan perkotaan. Dengan koneksi dan data yang akurat, IoT diharapkan mampu memecahkan masalah kemacetan, mengurangi kriminalisasi, sampai polusi. Jakarta, Bandung, dan Surabaya merupakan contoh kota besar yang mengaplikasikan IoT dalam program kerja mereka.

4. Connected Car

Ini adalah aplikasi untuk kendaraan yang dilengkapi akses internet dan bisa berbagi akses internet dengan mobil lainnya. Produsen otomotif mulai banyak memproduksi kendaraan semacam ini. Jadi bersiaplah melihat banyak aplikasi yang dirancang untuk mobil sejenis ini di masa depan.

5. CI Agriculture

CI Agriculture merupakan salah satu IoT yang sudah hadir di Indonesia. Aplikasi ini memanfaatkan IoT dan big data untuk membantu petani mengolah lahan garapan mereka. Melalui teknologi ini, para petani kecil mampu meningkatkan jumlah produksinya. Ada tiga layanan yang dimiliki CI Agriculture, yakni Crop Accurate sebagai sistem pemandu kegiatan pertanian, Agritrack berbentuk aplikasi yang berguna memantau rantai perdagangan produk pertanian, dan terakhir Crop Insurance sebagai layanan asuransi pertanian.

6. eFishery

Sementara itu, ada start up lain yang berbasis di Bandung, eFishery. Produsen ini membuat alat pemberi makan ikan. Alat ini memberikan solusi efisien untuk pemberian pakan di peternakan ikan. Sensor yang dikembangkan oleh eFishery mampu mengukur nafsu makan ikan dan memberikan dosis pakan yang tepat. Dengan alat yang dibuat eFishery, mereka mengatakan mampu mengefesiensi jumlah pakan hingga 21 persen.