Kenapa Pabrikan Mobil Tidak Menyarankan Konsumennya Melakukan Modifikasi?

Thursday, 16 February 2017

Produsen mobil sudah menciptakan mobil sedemikian rupa agar para konsumennya puas. Namun, selera masing-masing orang memang berbeda. Ada yang merasa sudah puas dengan mobil standar, ada yang merasa belum puas dan melakukan modifikasi. Sebenarnya, pihak pabrikan tidak menyarankan Anda untuk melakukan modifikasi pada mobil kesayangan Anda.

Entah itu sekedar mengganti klakson, pasang lampu HID, atau meng-upgrade perangkat audio. Khususnya aksesori elektronik, tentu akan menambah beban alternator menjadi lebih berat untuk menghasilkan daya yang lebih besar. Hal ini bisa memberikan dampak negatif pada alternator mobil Anda.

Modifikasi yang dilakukan pada mobil yang berhubungan dengan kelistrikan bisa berdampak mobil menjadi mogok hingga berpotensi terjadinya kebakaran. Kebakaran bisa terjadi ketika pemasangan kabel aksesori tambahan tidak diperhatikan dengan benar. Misalnya, kabel menumpuk di salah satu kutub aki, ada kabel yang terkelupas atau menempel dengan komponen mesin yang menimbulkan panas sehingga menyebabkan kabel meleleh dan akhirnya terbakar.

Selain itu, dalam aturan polis standar asuransi kendaraan bermotor juga disebutkan bahwa menambah atau mengganti komponen standar pada mobil bisa menyebabkan garansi elektrikal menjadi hangus. Contohnya, menggunting atau memotong kabel bodi mobil untuk mengambil setrum atau massa. Hal ini yang bisa membuat garansi elektrikal pada asuransi mobil Anda menjadi tidak berlaku.