Struktur Rangka Hyundai Yang Diakui Dunia

Sunday, 01 October 2017

Perkembangan rangka mobil terus mengalami perkembangan. Jika sebelum abad 20 mobil masih dirancang dengan menggunakan material kayu, maka memasuki era 1900-an logam sudah menjadi bahan dasar rangka mobil. Bahkan pada tahun 1930, baja sudah menjadi rangka standar yang digunakan pada seluruh rangka mobil.

Memasuki era milenium, kekuatan baja semakin berkembang. Para produsen mobil terus mengembangkan rangka baja dengan cara mengubah struktur mikro baja agar lebih kuat terhadap benturan, sekaligus mampu memberi efek kenyaman lebih kepada konsumen. Salah satu yang memiliki komitmen kuat untuk mengembangka rangka mobil adalah Hyundai Motor.

Hyundai Motor menjadi salah satu produsen mobil yang melakukan investasi cukup besar untuk membangun fasilitas produksi baja tercanggih di dunia. Hyundai berhasil mengembangkan ultra-high strength steel untuk seluruh kendaraan mereka, tanpa terkecuali mulai dari city car, sedan, MPV, hingga mobil terbaru mereka, Hyundai Kona.

Salah satu pengembangan yang berhasil dilakukan adalah dengan mengaplikasi ultra-high strength steel berbentuk cincin di dalam pilar B dan C pada Hyundai i10. Selain itu, penguatan struktur rangka juga dilakukan pada bagian atap. Sementara untuk bagian depan, Hyundai i10 memiliki panel tambahan yang terdapat di area suspense dan dinding mesin. Pengembangan terhadap rangka ini menjadikan Hyundai i10 lebih rigid, lebih kedap, dan mampu mengurangi getaran secara signifikan.

Tak kalah dahsyatnya adalah rangka yang digunakan Hyundai i30. Material baja ciptaan Hyundai yang digunakan pada mobil ini 10 persen lebih ringan dibandingkan baja konvensional dan diklaim lebih rigid. Praktis, bobot Hyundai i30 lebih ringan 28 kg tapi diklaim lebih rigid 22 persen bila dibandingkan i30 generasi sebelumnya.                

Tucson menjadi salah satu produk Hyundai yang sudah menggunakan rangka yang dinamakan Advanced High Strengt Steel (AHSS) ini. Hyundai menyatakan bahwa struktur rangka yang digunakan oleh Tucson lebih kaku 30 persen. Selain itu, penggunaan AHSS juga mampu membuat kabin lebih kedap dan meminimalkan masuknya suara dari luar.