Wajib Ganti Oli Setelah Perjalanan Jauh

Monday, 29 July 2019

Setelah melakukan perjalanan jauh memangnya masih wajib ganti oli mesin mobil? Padahal sebelum berangkat sudah melakukan servis rutin di bengkel resmi. Nah, sebenarnya pedoman pergantian oli mesin sesuai jarak tempuh mobil sudah diberikan agen pemegang merek (APM). Akan tetapi anda harus mempertimbangkan juga untuk mempercepat waktu penggantian oli jika mobil anda sering terjebak dalam kemacetan yang lama, sedangkan mobil anda pastinya dalam kondisi hidup.

Padahal pada waktu itu odometer tidak bertambah, dikarenakan mobil dalam kondisi berhenti. Hal ini berlaku juga ketika Anda menempuh perjalanan jauh, mengingat mesin mobil bekerja ekstra keras karena dipacu dalam waktu yang lama dengan waktu istirahat yang minim. Perjalanan yang ditempuh untuk keluar kota biasanya jarang menemui kemacetan, tapi perlakuan terhadap penggantian pelumas mesin harus tetap sama. 

Apalagi jika di tengah jalan Anda masih harus terjebak kemacetan, biasanya di saat momen liburan seperti sekarang ini masih banyak orang yang pergi keluar kota. Tentunya mobil Anda butuh perhatian ekstra juga. 

Saat terjebak macet tentu mesin terus menyala, itu akan membuat mesin bekerja berat. Hal tersebut disebabkan oleh tingginya frekuensi perpindahan gigi atau pengurangan gigi rendah dalam waktu yang lumayan lama.

Selain itu walaupun kondisi berhenti lama, beban mesin masih tetap tinggi sebab pendingin udara masih tetap bekerja. Jika perjalanan Anda seperti ini maka sebaiknya Anda mengganti oli dengan segera. Walaupun mobil anda belum menempuh jarak yang telah ditetapkan untuk mengganti oli.

Akan tetapi jika memang perjalanan tersebut berjalan lancar tanpa ada hambatan yang lumayan serius, maka dalam kondisi seperti ini oli bisa diganti ketika sudah mencapai jarak tempuh yang sudah ditetapkan.