Apa Saja Gangguan Konsentrasi Saat Mengemudi

Saturday, 28 April 2018

Jika senang berkendara sendiri, seharusnya Anda paham dengan peraturan lalu lintas dan jalan raya. Tapi bagi yang belum paham, sebaiknya disimak nih apa saja yang tidak boleh dilakukan saat mengemudi.

Mengemudi merupakan pekerjaan yang membutuhkan tingkat konsentrasi tinggi, karena itu di dalam Pasal 283 UU no.22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan tercantum tidak boleh melakukan kegiatan lain yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi.

Apa saja yang digolongkan dalam kegiatan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi? Ini penjelasannya.

Pertama tentunya dilarang meminum alkohol dan obat-obatan terlarang karena dapat menimbulkan halusinasi dan menghilangkan konsentrasi mengemudi. Akibatnya fatal, baik bagi diri Anda, juga orang lain sebagai pengguna jalan.

Kemudian dilarang menggunakan handphone saat mengemudi, baik itu untuk menelepon atau sekedar mengupdate status media sosial. Kalau Anda ingin menelepon atau menerima telepon sekarang sudah banyak peranti yang memudahkan hal itu saat sedang mengemudi. Ada fitur Bluetooth yang bisa dihubungkan ke sistem audio mobil Anda, atau juga menggunakan wireless headset, sehingga pandangan dan konsentrasi Anda tidak terganggu oleh handphone yang harus diletakkan di telinga.

Apakah boleh menggunakan perangkat GPS atau navigasi di smartphone saat mengemudi? Sebenarnya penggunaan GPS itu boleh saja asal tidak saat menyetir. Selama itu dipatuhi mestinya tidak ada masalah menggunakan GPS di handphone. Nyalakan saja fitur ’do not disturb’ di smartphone saat sedang mengemudi biar tidak ada panggilan masuk, SMS atau pesan teks lain, tapi kita tetap bisa menggunakan fitur GPS-nya.

Perhatikan juga saat meletakkan barang-barang Anda di dashboard mobil. Misalnya memajang mainan mobil atau diecast di atas dashboard mobil atau handphone juga dompet. Misalkan terjadi pengereman mendadak pasti semua barang yang ada di atas dashboard itu juga pasti akan bergeser. Kalau jatuhnya ke sisi penumpang sih tidak terlalu jadi masalah. Tapi kalau jatuhnya ke sisi pengemudi pasti akan mengakibatkan hilangnya konsentrasi dan bisa menyebabkan celaka.

Terakhir adalah seringnya makan dan minum sambil mengemudi. Biasanya hal ini dilakukan tanpa disadari akan bahaya yang mengancam. Tak heran masih banyak orang yang masih menyepelekan hal ini.

Sebenarnya mengemudi kendaraan sambil makan atau minum itu berbahaya. Bahkan sama bahayanya dengan mengemudi sambil menulis SMS atau menelpon. Mengemudi sambil makan atau minum dapat mengganggu konsentrasi, karena akan memperlambat kendaraan hanya agar konsentrasi dengan makanan atau minuman.

Tapi sebenarnya yang seharusnya Anda lakukan sebelum memutuskan untuk mengemudi adalah meyakinkan diri apakah Anda fit untuk mengemudi atau tidak. Kalau tidak fit, lebih baik jangan berada di balik kemudi ya.